Tampilkan postingan dengan label LAPORAN PRAKTIKUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAPORAN PRAKTIKUM. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Oktober 2014

Laporan Praktikum Ilmu Ukur Tanah BAB.5, BAB.6 & BAB.7

BAB V
 Profil Memanjang dan Melintang
5.1 Profil Memanjang
5.1.1 Dasar Teori
            Maksud dan tujuan pengukuran profil memanjang adalah untuk menentukan ketinggian titik-titik sepanjang garis rencana proyek, sehingga dapat digambarkan irisan tegak keadaan permukaan tanah sepanjang garis rencana proyek tersebut.Jadi, profil adalah irisan tegak permukaan bumi.
            Untuk menggambarkan profil memanjang dari suatu rencana proyek diperlukan ketingian dan jarak mendatar antara titik-titik tersebut. Ketinggian dihitung dari beda tinggi titik-titik datumnya (titik referensi hitungan). Sedangkan jarak mendatarnya diambil untuk setiap jarak-jarak tertentu, kemudian direntang disepanjang garis rencana proyek.
            Pengukuran profil memanjang dan melintang dilakukan pada proyek pengukuran untuk jalan raya, aluran irigasi, jaringan transmisi tegangan tinggi dan lain-lain.
a.     Hitung jarak optis dengan rumus:

Laporan Praktikum Ilmu Ukur Tanah BAB.3 & BAB.4

BAB III
POLIGON 
3.1 Maksud dan Tujuan
Pengukuran poligon dimaksudkan untuk mendapatkan dan merapatkan titik ikat pengukuran di lapangan dengan tujuan sebagai dasar untuk keperluan pemetaan atau keperluan teknis lainnya.
3.2. Dasar Teori
3.2.1 Pengertian Poligon

Laporan Praktikum Ilmu Ukur Tanah BAB.2

BAB II
PENGENALAN ALAT
2.1       Umum
Pengukuran situasi ialah serangkaian pengukuran suatu daerah dengan cara menentukan objek-objek penting berdasarkan unsur sudut dan jarak dalam jumlah yang cukup. Prinsip pengukuran dalam hal ini adalah dengan sistem grafis. Jenis pengukuran menggunakan alat sederhana seperti : kompas, jalon, pita ukur, statif, rambu tripod, pilox, papan data dan alat tulis.
Pada pengukuran terdapat dua jenis unsur pengukuran yaitu jarak dan sudut. Unsur jarak diklasifikasikan menjadi dua yaitu jarak mendatar dan beda tinggi (∆h). Sedangkan unsur sudut dibagi menjadi sudut horizontal, vertikal dan jurusan.

Laporan Praktikum Ilmu Ukur Tanah BAB.1

                                                                           BAB I 
                                                                  PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Ilmu Ukur Tanah adalah ilmu dan seni dalam menentukan posisi (nisbi) dari titik-titik yang berada pada atas, bawah, dan pada permukaan bumi, dengan menggunakan metoda pengukuran dan referensi hitungan adalah permukaan bumi yang dianggap sebagai bidag datar. Dalam pengertian yang lebih umum, ilmu ukur tanah dapat dianggap sebagai disiplin yang meliputi semua metoda untuk pengumpulan dan pemrosesan informasi tentang permukaan bumi dan lingkungan fisis bumi.
Ilmu ukur tanah adalah bagian rendah dari ilmu Geodesi, yang merupakan suatu ilmu yang mempelajari ukuran dan bentuk bumi dan menyajikannya dalam bentuk tertentu. Ilmu Geodesi ini berguna bagi pekerjaan perencanaan yang membutuhkan data-data koordinat dan ketinggian titik lapangan .

Berdasarkan ketelitian pengukurannya, ilmu Geodesi terbagi atas dua macam, yaitu :